
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) terus mematangkan langkah inovatif dalam pengelolaan lingkungan sekaligus penguatan sektor peternakan.
Pada Selasa, 17 Februari 2026, digelar rapat asistensi terkait perencanaan penimbunan lahan dan pembangunan Rumah Budidaya Maggot.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor DP2 Kota Makassar itu dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian, Aulia Arsyad, S.STP., M.Si., didampingi Kepala Bidang Perikanan Budidaya, Webbiany, S.Pi.
Proyek ini dirancang bukan sekadar pembangunan fasilitas fisik, melainkan sebagai pusat ekosistem ekonomi sirkular di Kota Makassar.
Maggot atau larva lalat Black Soldier Fly dikenal efektif dalam mengurai sampah organik dan mengubahnya menjadi produk bernilai guna.
”Kegiatan ini membahas kesiapan teknis lahan hingga detail konstruksi untuk memastikan standar pembangunan tepat sasaran,” jelas Kepala DP2 Makassar, Aulia Arsyad.
Tiga Fokus Utama Pembangunan
Ada tiga poin utama yang menjadi fokus dalam pengembangan Rumah Budidaya Maggot tersebut:
- Pengolahan Sampah Organik
Mengurangi beban sampah kota dengan mengolah limbah organik menjadi media tumbuh maggot. - Pakan Alternatif Bernilai Ekonomi
Menghasilkan sumber protein tinggi sebagai pakan ikan dan ternak dengan harga lebih terjangkau bagi pembudidaya. - Ketahanan Pangan
Mendukung program pemerintah dalam menciptakan kemandirian pangan yang berkelanjutan.
Langkah ini menegaskan komitmen DP2 Kota Makassar dalam menghadirkan solusi teknologi tepat guna yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya peternak dan pembudidaya ikan.





