
SOLUSIMEDIA.ID, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan stabilitas sektor jasa keuangan (SJK) nasional tetap terjaga meskipun dihadapkan pada meningkatnya ketidakpastian global. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan yang digelar pada 1 April 2026.
Dalam keterangannya, OJK menyebut dinamika global saat ini dipengaruhi eskalasi tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berdampak terhadap stabilitas ekonomi dunia. Kondisi tersebut bahkan memicu gangguan distribusi energi global.
“Rapat Dewan Komisioner Bulanan OJK menilai stabilitas Sektor Jasa Keuangan tetap terjaga di tengah dinamika perekonomian global dan domestik,” demikian disampaikan dalam siaran pers resmi.
OJK menjelaskan, peningkatan ketidakpastian global turut mendorong lonjakan harga energi serta volatilitas pasar keuangan internasional.
Bahkan, situasi tersebut mempersempit ruang kebijakan moneter global dan memunculkan ekspektasi suku bunga tinggi dalam jangka waktu lebih lama.
Meski demikian, kondisi domestik menunjukkan ketahanan yang cukup kuat. Inflasi inti mengalami penurunan, sementara konsumsi masyarakat tetap solid, tercermin dari pertumbuhan penjualan ritel yang diperkirakan mencapai 6,89 persen secara tahunan.





