
SOLUSIMEDIA.ID, JAKARTA – Di tengah proses pencarian investor strategis yang masih berlangsung, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai Bank Muamalat pada dasarnya memiliki daya tarik yang kuat sebagai bank syariah tertua di Indonesia.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyampaikan bahwa saat ini Bank Muamalat masih berupaya memperkuat posisinya di pasar.
Namun, status historisnya serta dukungan basis masyarakat muslim yang luas menjadi nilai tambah tersendiri di mata investor.
“Bank ini relatively punya nasabah yang royal. Ini modal utama sebetulnya, sehingga sekarang banyak investor yang sedang melirik itu,” ujar Dian saat ditemui di Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Menurutnya, OJK juga terus melakukan kajian terhadap prospek calon investor maupun pihak yang menyatakan minat untuk masuk ke Bank Muamalat. Proses tersebut membutuhkan waktu karena melibatkan berbagai pertimbangan strategis.
Dian mengakui bahwa wacana pengambilalihan kepemilikan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) di Bank Muamalat oleh investor baru sudah cukup lama bergulir. Namun, proses negosiasi antar pihak dinilai belum mencapai kesepakatan.





