SOLUSIMEDIA.ID, WASHINGTON, AS — Pemerintahan federal Amerika Serikat kembali berada di ambang shutdown atau penutupan sebagian fungsi pemerintahan setelah negosiasi anggaran antara Presiden Donald Trump dan Senat AS belum menghasilkan kesepakatan akhir menjelang tenggat waktu pendanaan.
Kesepakatan tersebut sangat penting untuk mencegah pembekuan layanan pemerintah pada akhir pekan ini.
Senat AS dilaporkan tengah membahas mekanisme pendanaan terpisah terutama untuk Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) dengan fokus pada reformasi kebijakan imigrasi sebagai bagian dari paket anggaran yang lebih besar.
New York Times pada Rabu (28/1/2026), mengutip pejabat yang mengetahui masalah tersebut melaporkan, Senat AS akan memisahkan undang-undang yang mendanai Departemen Keamanan Dalam Negeri dari paket enam RUU pengeluaran yang diperlukan untuk mendanai militer, program kesehatan, dan lembaga federal lainnya hingga akhir tahun fiskal.
Senator Demokrat menekankan bahwa reformasi ini merupakan bagian dari tanggung jawab legislatif mereka untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi lembaga penegak imigrasi, termasuk pemberlakuan standar perilaku baru bagi petugas.





