
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, William Lauren, menyoroti kondisi perekonomian Makassar menjelang akhir tahun 2025 yang dinilai mengalami perlambatan.
Untuk membangun kemandirian ekonomi lokal yang tangguh, legislatif mendesak adanya sinergi antar-Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan program pendampingan yang berkelanjutan, terutama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan sektor ekonomi kreatif.
Dalam perbincangan di program “Parlemen Update” Solusimedia pada Selasa, 26 November 2025, William Lauren menyebutkan bahwa tantangan ekonomi global terasa di tingkat daerah, membuat para pelaku usaha berada dalam mode bertahan.
“Memang ini sedikit mengalami juga tsunami-tsunami jadi manakala ada pertumbuhan ekonomi yang mungkin memang berjalan sehingga pengusaha atau pelaku ekonomi juga ini dengan status survive saja bertahan” ungkapnya.
Anggota dewan tiga periode dari PDI Perjuangan ini menyambut baik langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang telah mengeluarkan program-program keringanan bagi masyarakat, namun menekankan bahwa strategi ke depan harus didasarkan pada kerja sama yang solid di internal Pemkot.





