China Ancam Ambil Langkah Tegas Jika AS Gunakan Hasil Investigasi Phase One untuk Tarif Baru
SOLUSIMEDIA.ID — Pemerintah China memperingatkan akan mengambil seluruh langkah yang diperlukan apabila Amerika Serikat menggunakan hasil penyelidikan perjanjian dagang Phase One 2020 sebagai dasar untuk memberlakukan tarif tambahan.
Dikutip dari Bloomberg, Rabu (25/2), Perwakilan Dagang Amerika Serikat Jamieson Greer menyatakan bahwa dimulainya penyelidikan tarif terhadap China merupakan bentuk penegasan komitmen pemerintahan Presiden Donald Trump untuk memastikan kepatuhan Beijing terhadap kesepakatan dagang Phase One demi melindungi kepentingan rakyat AS.
Greer menjelaskan bahwa penyelidikan tersebut dilakukan melalui mekanisme Section 301 Trade Act 1974.
Pada tahap awal, fokus investigasi diarahkan pada pelaksanaan komitmen China dalam perjanjian Phase One yang diteken pada 2020.
China Klaim Patuh, Tuding AS Langgar Kesepakatan
Kementerian Perdagangan China menegaskan pihaknya telah menghormati kesepakatan Fase Satu, meskipun implementasinya sempat terganggu oleh pandemi global.
Beijing juga menyatakan telah memenuhi komitmen terkait perlindungan hak kekayaan intelektual serta pembukaan akses pasar di sektor keuangan dan pertanian.





