Singapura Bentuk Komite Krisis Hadapi Ancaman Gangguan Energi Global

SOLUSIMEDIA.ID, SINGAPURA — Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, bergerak cepat merespons eskalasi konflik di Timur Tengah yang semakin memanas dengan membentuk Komite Menteri Krisis Dalam Negeri.
Langkah ini diambil sebagai upaya memperbarui rencana tanggap darurat nasional menyusul terganggunya pasokan energi global.
Dalam pernyataan resminya pada Kamis (2/4/2026), Wong menegaskan bahwa komite tersebut telah mulai bekerja untuk menyusun strategi menghadapi situasi yang dinilai belum pernah terjadi sebelumnya.
“Untuk mengoordinasikan respons nasional, saya telah membentuk Komite Menteri Krisis Dalam Negeri. Tim tersebut telah mulai bekerja memperbarui rencana kontinjensi yang ada dan mengembangkan rencana baru,” ujar Wong.
Pembentukan komite ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, yang berdampak langsung pada jalur strategis energi global, yakni Selat Hormuz.
Jalur tersebut merupakan salah satu rute utama distribusi minyak dan gas alam cair (LNG) dari kawasan Teluk ke berbagai negara, termasuk Singapura.
Komite strategis ini dipimpin oleh Menteri Koordinator Keamanan Nasional, K. Shanmugam, dengan dukungan Wakil Perdana Menteri Gan Kim Yong sebagai penasihat.





