Solusimedia.id, Samarinda – Seiring dengan pemberian bonus kepada atlet dan pelatih yang berpartisipasi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XXI tahun 2024, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) meluncurkan program edukasi keuangan untuk membekali para atlet dalam mengelola penghargaan yang mereka terima.
Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, A.A Bagus Sugiarta, menyoroti kebiasaan sejumlah atlet yang cenderung menghabiskan bonus mereka untuk kebutuhan konsumtif jangka pendek, seperti membeli kendaraan mahal atau barang-barang mewah lainnya.
“Tak sedikit atlet yang langsung menggunakan bonus mereka untuk membeli kendaraan mahal atau barang konsumtif lain, padahal nilai barang-barang tersebut terus menurun seiring berjalannya waktu,” ujar Bagus.
Ia menilai bahwa tanpa perencanaan yang matang, bonus besar hanya memberikan manfaat sementara.
Sebagai upaya untuk mengubah pola pikir tersebut, Dispora Kaltim kini memberikan edukasi keuangan kepada para atlet.
“Kami ingin atlet memahami bahwa bonus yang mereka terima bukan hanya untuk konsumsi sesaat, tetapi bisa menjadi modal masa depan, seperti investasi atau usaha yang berkelanjutan,” tambah Bagus.





