KaltimNewsRegional

Dispora Kaltim Edukasi Atlet Tentang Manajemen Keuangan Setelah PON XXI

 

Solusimedia.id, Samarinda – Seiring dengan pemberian bonus kepada atlet dan pelatih yang berpartisipasi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XXI tahun 2024, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) meluncurkan program edukasi keuangan untuk membekali para atlet dalam mengelola penghargaan yang mereka terima.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, A.A Bagus Sugiarta, menyoroti kebiasaan sejumlah atlet yang cenderung menghabiskan bonus mereka untuk kebutuhan konsumtif jangka pendek, seperti membeli kendaraan mahal atau barang-barang mewah lainnya.

“Tak sedikit atlet yang langsung menggunakan bonus mereka untuk membeli kendaraan mahal atau barang konsumtif lain, padahal nilai barang-barang tersebut terus menurun seiring berjalannya waktu,” ujar Bagus.

Ia menilai bahwa tanpa perencanaan yang matang, bonus besar hanya memberikan manfaat sementara.

BACA JUGA  26 Jiwa Terdampak Kebakaran di Jalan Sangir, BPBD Lakukan Pendataan Lanjutan

Sebagai upaya untuk mengubah pola pikir tersebut, Dispora Kaltim kini memberikan edukasi keuangan kepada para atlet.

“Kami ingin atlet memahami bahwa bonus yang mereka terima bukan hanya untuk konsumsi sesaat, tetapi bisa menjadi modal masa depan, seperti investasi atau usaha yang berkelanjutan,” tambah Bagus.

Selain itu, Dispora Kaltim juga meluncurkan program pelatihan manajemen keuangan yang dirancang khusus untuk para atlet. Dalam program ini, atlet diajarkan cara menyusun perencanaan finansial, termasuk pengelolaan anggaran, strategi investasi, dan kiat memulai usaha.

Pelatihan ini bertujuan untuk membangun kesadaran akan pentingnya kemandirian finansial, mengingat karier atlet yang terbatas waktunya.

“Karier atlet sering kali tidak berlangsung seumur hidup. Kami ingin mereka memiliki bekal untuk tetap stabil secara finansial, bahkan setelah pensiun dari dunia olahraga,” imbuh Bagus.

BACA JUGA  Puncak Erau Adat Kutai 2025 Ada Ritual Naga

Program ini diharapkan dapat mengubah cara pandang atlet terhadap penghargaan yang mereka terima.

“Melalui edukasi ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa uang bukan hanya untuk saat ini, tetapi juga menjadi pondasi untuk kehidupan jangka panjang. Atlet yang bijak mengelola keuangannya akan lebih siap menghadapi tantangan di luar lapangan,” kata Bagus.

Dispora Kaltim menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mendukung kesejahteraan atlet, tidak hanya dalam bidang olahraga, tetapi juga dalam mempersiapkan masa depan mereka.

“Kami percaya, kesejahteraan atlet tidak hanya diukur dari prestasi olahraga, tetapi juga dari bagaimana mereka mempersiapkan diri untuk kehidupan di masa depan,” tutup Bagus.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button