
“Kalau semua sekolah PAUD di Makassar bisa seperti ini, tentu kita tidak perlu ragu untuk menitipkan anak-anak kita belajar. Semoga ke depannya dunia pendidikan kita punya standar baik dan kita bisa mendidik anak-anak kita jadi anak soleh solehah dengan standar pendidikan yang luar biasa,” bebernya.
Pada kesempatan itu, Indira juga menekankan pentingnya peran guru dalam mendidik serta perlunya komunikasi yang baik antara orang tua anak didik dengan pihak sekolah.
“Selain sarana prasarana yang luar biasa, guru-guru juga harus menjadi guru yang baik dan benar. Guru yang mengajar harus pintar, bisa mendidik anak yang dititipkan oleh orang tua. Komunikasi antara pihak orang tua dan pihak sekolah juga harus terjalin baik. Jangan sampai ada masalah-masalah karena itu akan merepotkan. Jangan sampai ada arogansi baik dari pihak orang tua atau pihak sekolah,” tekannya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Zivana Montessori yang juga bertindak sebagai Kepala Sekolah, Adila Wina Fitria menjelaskan bahwa sekolah ini tidak hanya membantu anak reguler tetapi juga anak berkebutuhan khusus.
“Sekolah ini kami rancang 3 lantai. Selain untuk memberikan pelajaran atau fasilitas terbaik untuk anak didik kami, kami ada ruang terapi sensorik. Kami harap bisa membantu ayah bunda agar anaknya lebih baik ke depannya,” ucap Adila.





