
SOLUSIMEDIA.ID, Makassar, 5 Agustus 2024 – Pemerintah Kota Makassar tengah menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2025-2029, dengan memperhatikan hasil evaluasi dari RPJMD periode sebelumnya dan visi Wali Kota terpilih mendatang.
Nur Kamarul Zaman selaku Sekertaris Bappeda kota Makassar dalam talk show yang dilakukan secara live dari studio solusimedia.id dan disiarkan bersamaan dengan radio Venus dan radio Gama menjelaskan , fokus utama penyusunan RPJMD kali ini, hasil evaluasi dari RPJMD periode 2019-2024 . Dokumen RPJMD adalah rencana strategis yang meliputi berbagai aspek pembangunan daerah.
Evaluasi ini mencakup berbagai masalah strategis, termasuk kemiskinan, kesehatan, sosial, transportasi, serta sektor perikanan dan kelautan.
“Beberapa hal, contoh umumnya terkait dengan kemiskinan, terkait dengan kesehatan, sosial, masalah perhubungan, masalah transportasi, masalah perikanan, kelautan. Inilah semua yang dievaluasi di masukan ke bab 2 untuk Naskah Teknokratik tersebut”, ungkap Nur Kamarul Zaman.
Saat ini, dokumen RPJMD masih berada dalam tahap awal, dengan naskah teknokratik yang terdiri dari enam bab: pendahuluan, gambaran umum, gambaran keuangan daerah, permasalahan dan isu strategis, rekomendasi, serta penutup.
Evaluasi dari RPJMD periode sebelumnya menunjukkan bahwa beberapa target telah tercapai, namun masih ada beberapa yang perlu diperhatikan dan dilanjutkan pada periode mendatang.
“Jadi untuk Naskah Teknokratik ini itu ada enam bab , mulai pendahuluan, gambaran umum, kemudian gambaran keuangan daerah, permasalahan dan isu strategis, rekomendasi dan penutup”, terang Nur Kamarul Zaman.
Wali Kota Makassar saat ini, Danny Pomanto, tengah mempromosikan Makassar sebagai kota low-carbon.
Rencana ini diharapkan dapat menjadi bagian dari RPJMD periode berikutnya.
Pemda akan memasukkan visi tersebut ke dalam dokumen RPJMD, mengingat RPJP yang sudah ditetapkan untuk periode 20 tahun ke depan mencakup target-target yang harus diikuti oleh setiap wali kota terpilih.
Di sisi ekonomi, RPJMD akan mempertahankan fokus pada pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi, dengan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai inisiatif, termasuk pengembangan UMKM dan lorong wisata. Proyek-proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal dan mengurangi ketimpangan yang ada.
Secara keseluruhan, dokumen RPJMD yang akan datang harus mematuhi target-target jangka panjang yang telah ditetapkan, tetapi strategi dan program dapat disesuaikan dengan visi dan misi wali kota serta wakil wali kota terpilih.
Proses ini diharapkan dapat menghasilkan perencanaan yang efektif untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup warga Makassar dalam lima tahun mendatang.





