NewsRegionalSulawesi

Anggota KIM Asal Sulteng dan Jogja Sebut War Room Makassar Layak Jadi Percontohan

“Jika kondisi ini diterapkan ke masing-masing kota dengan anggaran cukup maka itu sangat membantu masyarakat. Baik itu terhadap tindakan kriminal dan lainnya,” kata Sastra.

Ditambah lagi, dari informasi yang diterima banyak sekali informasi publik yang dapat dipantau.

“Ini sangat keren dan semoga ilmu yang kami dapatkan dapat diterapkan di kota kami dan kota lainnya,” sanjungnya.

Dia juga kagum lantaran ada ribuan cctv di lorong-lorong dan 250 cctv di jalan-jalan utama di Kota Makassar yang secara real time mengakses kondisi terkini di sana.

BACA JUGA  FrontXSide dan Kapal Udara Tampil Di Hari Keempat F8 Makassar

Supervisor War Room Kota Makassar Andi Qadri mengatakan, pihaknya mengapresiasi kunjungan teman-teman KIM.

Pada sela-sela menerima peserta KIM, dia menjelaskan bagaimana Command Center Kota Makassar ini terbentuk dan beroperasi.

Bahwa awalnya dimulai pada 2015 dan terus berkembang hingga sekarang. Dahulu, hanya ada belasan CCTV di jalan-jalan protokol tetapi kini sudah mencapai 250 CCTV.

Dari War Room, kata dia, semua kejadian di jalan maupun di lorong-lorong dapat diakses.

Juga ini sangat membantu keamanan kota dari tindakan kriminal, kekerasan hingga pertolongan dan sebagainya. Pun memantau lalu lintas, seperti kecelakaan serta kejadian darurat lainnya.

BACA JUGA  Lompatan Global Unhas: Masuk Jajaran Peringkat 851-900 dalam QS World University Rankings 2027

Lihat Semua

Previous page 1 2 3Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button