
Pertunjukan dongeng dari Dinas Perpustakaan Kota Makassar ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga sarat edukasi bagi pengunjung, terutama generasi muda.
Pustakawan Dinas Perpustakaan Kota Makassar, yang juga Inovator Dongkel, Tulus Wulan Juni berujar bahwa keterlibatan Dongkel dalam KIM Fest ini merupakan bentuk nyata dukungan Dinas Perpustakaan dalam mempromosikan literasi dan kebudayaan lokal melalui cerita-cerita inspiratif yang dibawakan.
“Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan edukasi sekaligus hiburan yang bermanfaat bagi seluruh pengunjung. Melalui cerita, kami ingin menanamkan nilai-nilai positif serta memperkuat identitas budaya lokal di tengah masyarakat,” ujar Tulus.
Tulus mengatakan, partisipasi Dinas Perpustakaan Kota Makassar melalui Dongkel dalam KIM Fest ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap kesuksesan acara.
Di samping itu, juga untuk memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat literasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.
“Pengunjung yang datang ke festival ini diharapkan dapat menikmati suguhan cerita yang menarik sekaligus menginspirasi, serta mendukung keberlanjutan program literasi yang digagas oleh Pemerintah Kota Makassar,” pungkasnya.





