
Selain Japparate, Firman menyebutkan ada tiga proyek yang ditawarkan kepada pihak JTA yakni tol layang lingkar dalam, ducting sharing dan metro kapsul (LRT).
Sementara, Senior executive investment & Portofolio Manager Of JTA International Investment Holding Qatar, Mr. Ali Hadji mengungkapkan ketertarikannya untuk melakukan investasi di Kota Makassar.
“Ini pertama kali saya datang di Kota Makassar. Kota ini memiliki banyak potensi yang besar untuk dikembangkan lebih jauh,” tuturnya.
Sebelum kota Makassar, pihaknya juga sudah menyambangi beberapa daerah di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Medan.
TA International Investment Holding Qatar menyatakan ketertarikannya untuk menjalin kolaborasi dengan Pemkot Makassar dalam berbagai bidang.
Baik dari sektor infrastruktur, pendidikan, kebudayaan, dan sektor-sektor lainnya.
Bahkan setelah pertemuan pertama ini, pihaknya siap untuk melakukan pertemuan lanjutan untuk membahas apa-apa saja yang bisa dikolaborasikan.
“Kami akan melakukan pertemuan lanjutan dengan bapak Wali Kota Makassar. Kami nantinya akan berdiskusi lebih lanjut membahas apa saja yang bisa disinergikan dan kolaborasikan kedepannya,” tandas Mr. Ali Hadji. (*)





