
SOLUSIMEDIA.ID, PENAJAM — Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berkomitmen untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat nelayan dengan membentuk Kampung Nelayan Modern di Benuo Taka.
Melalui Kampung Nelayan Modern, Kepala Diskan PPU, Rozihan Azward, menyampaikan harapannya bahwa inisiatif ini akan membawa dampak positif bagi kehidupan para nelayan setempat dalam pengelolaan potensi kelautan.
Acara ini dihadiri pula oleh Anggota DPRD Kabupaten PPU, Sujiati, dan diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan komunitas nelayan yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Dengan dukungan dari pemerintah dan kolaborasi masyarakat, Kampung Nelayan Modern di Benuo Taka diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam pengembangan sektor perikanan.
Jadi, kita minta selangkah lebih maju. Saat ini, kita sudah punya Kampung Nelayan Maju (Kalaju) di Desa Babulu Laut, yang diresmikan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP),” ucap Rozihan Azward pada Jumat, (4/10/2024).
Rozihan Azward menjelaskan bahwa Kampung Desa Modern merupakan cerminan dari kawasan yang dihuni oleh masyarakat nelayan dengan taraf hidup yang lebih baik.
Kampung Nelayan Modern adalah inisiatif pemerintah pusat yang menjadi bagian dari program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Konsep Kampung Nelayan Modern ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan fasilitas dan infrastruktur yang mendukung kehidupan masyarakat.
Kelurahan Tanjung Tengah diharapkan akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti SPBU, pasar, sekolah, dan pusat kuliner, yang semuanya bertujuan untuk memperkuat perekonomian lokal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat nelayan.
Konsep ini dirancang untuk mentransformasi ruang hidup dan interaksi sosial para nelayan, sehingga mereka dapat menikmati kehidupan yang lebih baik, produktif, dan mandiri melalui pembangunan infrastruktur yang terencana.
Program ini juga mencerminkan upaya peningkatan kapasitas masyarakat melalui pendekatan rekayasa sosial (Social Engineering) untuk membangun kualitas manusia.
Diharapkan, masyarakat nelayan dapat beradaptasi dengan pola kehidupan baru dan menerapkan cara-cara usaha yang lebih efektif. Selain itu, mereka diharapkan mampu memanfaatkan, merawat, dan mengembangkan infrastruktur yang telah disediakan oleh pemerintah demi kemajuan bersama.





