
“Kolaborasi dengan pemerintah Kota Makassar, dan berbagai stakholer telah dibentuk dapur gizi di setiap kelurahan, di dapur gizi ini lah, anak anak stunting sesuai dengan wilayah posyandunya, diintervensi, dengan memberikan makanan tambahan setiap hari selama tiga bulan,” ujarnya.
Selain itu, diberikan pula edukasi kepada para orang tua, terkait ilmu gizi, dan juga pemanfataan lahan pekarangan sebagai kekuatan pangan keluarga.





