
Arwin menekankan bahwa selain untuk memperingati jasa santri, acara ini sangat penting untuk memohon doa dan zikir bersama demi suksesnya Pilkada Serentak yang damai dan tertib di Makassar.
“Kegiatan ini adalah bentuk dukungan terhadap amanah saya sebagai Pjs Wali Kota. Melalui doa dan zikir, kita berharap adanya cooling system di tengah masyarakat, agar Pilkada berjalan tanpa gesekan,” ujarnya.
Dan tentunya melibatkan para ulama, dai, dan tokoh masyarakat dalam mengkampanyekan Pilkada damai dan mengedukasi masyarakat untuk tetap bersaudara, terlepas dari hasil pemilihan.
“Bantu kami, setiap ulama dan dai untuk mengedukasi bahwa berpolitik itu cukup sekadarnya, tetapi bersaudara selamanya. Siapapun yang terpilih nanti, itulah takdir Allah SWT. Mari kita jaga Makassar agar tetap damai dan sejuk,” tegas Arwin.
Ia berharap dukungan tersebut terus berlanjut pada kegiatan-kegiatan mendatang demi kebaikan dan kesejahteraan masyarakat Makassar.
“Semoga kegiatan ini menjadi awal dari langkah-langkah positif berikutnya dalam menjaga persatuan dan kerukunan di Makassar,” tutupnya.





