Solusimedia.id, Samarinda – Cabang Olahraga (Cabor) Taekwondo Kalimantan Timur (Kaltim) meraih hasil yang kurang memuaskan pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) ke- XXI Aceh-Sumut 2024. Meskipun menargetkan dua medali emas, cabor ini hanya berhasil meraih dua medali perak dan empat perunggu, yang menempatkan Kaltim di peringkat ke-11 dalam perolehan medali khusus cabor Taekwondo.
Pelatih Cabor Taekwondo Kaltim, Junaidi Alfred Blegur Sabeum, mengungkapkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil terbaik yang dapat diberikan oleh para atlet, yang telah tampil maksimal dengan mengerahkan seluruh kemampuan dan teknik yang dimiliki.
“Atlet-atlet sudah bertanding secara maksimal, namun kami kalah di final dua kali. Ini merupakan pencapaian terbaik yang bisa kami raih dengan kondisi yang ada,” kata Junaidi.
Junaidi juga menyebutkan bahwa salah satu faktor utama kekalahan tim Kaltim adalah kurangnya mentalitas yang kuat di atas lapangan.
“Mental atlet sudah kalah duluan karena mereka melihat lawannya adalah senior-senior yang lebih berpengalaman. Hal ini membuat atlet kami ragu dan penuh kehati-hatian dalam bertanding, sehingga mereka tidak bisa tampil lepas,” jelasnya.





