KaltimNewsRegionalRegional

Diskan PPU Gencarkan Program Budidaya Ikan Pekarangan untuk Cegah Penyakit Ikan Menular

SOLUSIMEDIA.ID, PENAJAM – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit ikan air tawar melalui program budidaya ikan di pekarangan warga.

Kegiatan ini tak hanya bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga menekan risiko penularan penyakit ikan yang dapat mempengaruhi produktivitas budidaya di wilayah tersebut.

Kabid Perikanan Budi Daya dan Lingkungan, Musakkar, menegaskan pentingnya pemantauan kesehatan ikan dalam budidaya di pekarangan warga.

“Karena berpengaruh pada produksi berikutnya,” ujarnya pada Jumat (25/10/).

BACA JUGA  Idulfitri 1447 H, OJK Sulselbar Ajak Masyarakat Bijak Kelola Keuangan

Menurut Musakkar, beberapa penyakit bakteri yang sering ditemukan pada ikan air tawar, seperti Aeromonas hydrophila, Streptococcus agalactiae, hingga Mycobacterium sp, berpotensi menimbulkan gangguan besar jika tidak segera diatasi.

Ia juga menambahkan bahwa meski penyakit zoonotik yang bisa menular ke manusia belum ditemukan di kawasan Benuo Taka, potensi penyebaran penyakit ikan tetap menjadi perhatian utama.

“Kemudian, jamur dan sebagainya,” jelas Musakkar.

Melalui program ini, Diskan PPU berharap masyarakat semakin teredukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan kolam dan lingkungan sekitarnya.

BACA JUGA  Kontrak Rp24,66 Triliun dengan Dua Pabrikan India, Pemerintah Pastikan APBN Tetap Aman

Musakkar juga menekankan bahwa bila penyakit menular terdeteksi di suatu kolam, tindakan pemusnahan ikan harus dilakukan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

Program budidaya ikan di pekarangan ini tidak hanya mendukung ekonomi warga, tetapi juga mengedepankan konsep lingkungan sehat melalui pengelolaan yang berkelanjutan.

Upaya Diskan PPU ini diharapkan dapat menciptakan standar baru dalam pengendalian penyakit ikan di sektor budidaya air tawar di Indonesia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button