
Oleh karena itu, Pemerintah berkomitmen untuk memberikan bantuan, baik dalam bentuk peralatan maupun biaya, setelah ada keinginan dari pemuda untuk membuka usaha.
“Dispora menargetkan bahwa dari 3.500 peserta pelatihan, setidaknya setengahnya akan memulai usaha mereka sendiri,” ujarnya.
“Tahun depan, program ini diharapkan dapat menjangkau 5.000 pemuda. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan pemuda Kaltim dapat mandiri dan berkontribusi dalam perekonomian daerah,” tutupnya.





