
Selain jadi sarana prasarananya cabor panjat tebing, Juanda juga menguraikan bahwa pembangunan tower panjat tebing tersebut untuk menarik perhatian masyarakat serta dekat dengan kawasan pemukiman.
“Kalau terlalu jauh, dalam pengembangan seluruh kawasan mungkin bisa saja, cuma untuk menarik para pemula untuk mau ikut olahraga itu kan agak susah,” urainya.
“Berbeda dengan olahraga sepak bola, asal ada lapangan kosong bisa main. Kalau panjat tebing ini kan nggak bisa,” tambahnya.





