
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – KPU Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menyelenggarakan debat publik kedua bagi calon gubernur dan wakil gubernur di Hotel Claro, Makassar, pada Minggu, 10 November 2024.
Dua pasangan calon, yakni Moh Ramdhan Pomanto-Azhar Arsyad Paslon nomor urut 1 dan Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi Paslon nomor urut 2, hadir dalam ajang debat yang bertema “Ekonomi, Infrastruktur, dan Tata Kelola Sumber Daya Alam”.
Ketua KPU Sulsel, Hasbullah, menekankan pentingnya debat ini sebagai sarana pendidikan politik bagi masyarakat Sulsel dalam memilih pemimpin yang berkompeten.
Menurutnya, melalui debat ini, masyarakat dapat lebih memahami visi, misi, dan program yang diusung oleh masing-masing kandidat, yang harus diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) – dokumen 20 tahunan yang menjadi panduan pembangunan berkelanjutan daerah.
“RPJPD adalah dokumen 20 tahunan yang menjadi pedoman pembangunan daerah. Calon pemimpin harus mematuhi dokumen ini, untuk menciptakan arah pembangunan yang konsisten,” ucap Hasbullah.
Dalam sambutannya, Hasbullah berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan momen debat ini sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan pilihan pada Pilkada mendatang, yang akan digelar pada 27 November 2024.
“Apa yang disampaikan para calon hari ini akan menjadi referensi penting dalam menentukan pilihan nanti,” sambungnya.
Debat yang dihadiri oleh tujuh panelis ini juga disiarkan secara langsung oleh berbagai media nasional dan lokal, seperti TV One dan TVRI, sehingga diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pemilih di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.
Dengan ini, KPU berharap partisipasi pemilih dapat meningkat, dan proses demokrasi dapat berjalan lancar dan informatif bagi semua pihak.





