
“Kami masih bisa mengatasi kekurangan tersebut dengan berbagai model latihan, namun hasil yang optimal masih terkendala oleh peralatan yang terbatas,” jelasnya.
Meski demikian, Kay tetap optimis. Ia yakin, pada tahun kedua pelatihan, kualitas dan mentalitas para atlet akan semakin matang.
“Kami berharap mereka bisa berprestasi lebih baik di ajang nasional seperti Pra-Popnas tahun ini, Popnas tahun depan, dan Pra-PON 2026 mendatang,” tutup Kay.
Dengan semangat dan dukungan yang terus berkembang, para atlet muda ini diharapkan dapat membawa nama Kaltim ke tingkat yang lebih tinggi dalam dunia olahraga.(*)





