Solusimedia.id, Samarinda – Di tengah berkembangnya berbagai jenis olahraga modern, pickleball mulai menarik perhatian masyarakat Indonesia, termasuk di Kalimantan Timur. Olahraga yang menggabungkan unsur tenis, bulu tangkis, dan pingpong ini kini semakin populer, terbukti dengan terselenggaranya Kaltim Open Tournament Pickleball 2024 di Samarinda. Turnamen ini menjadi bukti bahwa pickleball telah menggaet berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga usia 50 tahun ke atas.
Ketua Pelaksana Turnamen sekaligus Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, Hasbar Mara, mengungkapkan kebanggaannya atas antusiasme peserta yang luar biasa.
“Kami sangat senang melihat partisipasi yang tinggi dari berbagai daerah. Ini menandakan bahwa olahraga pickleball semakin digemari, baik oleh kalangan muda maupun yang lebih senior,” ujarnya dalam wawancara baru-baru ini.
Hasbar menjelaskan bahwa Kaltim Open Tournament Pickleball 2024 bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk memperkenalkan olahraga ini lebih luas ke masyarakat.
Turnamen ini dibagi dalam empat kategori usia, yakni pelajar, 19-34 tahun, 35-49 tahun, dan 50 tahun ke atas, yang memberikan daya tarik tersendiri. Seluruh pertandingan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat hingga hari terakhir.
“Alhamdulillah, semuanya lancar sampai akhir acara,” tambah Hasbar.
Menurut Hasbar, turnamen ini bukan sekadar kompetisi, melainkan juga simbol kebangkitan olahraga yang bisa dinikmati oleh berbagai kalangan. Ia optimistis, dengan terselenggaranya turnamen ini, pickleball dapat menjadi bagian dari olahraga mainstream di Kaltim dan bahkan di Indonesia.
Selain itu, event ini juga membuka peluang bagi atlet muda Kaltim untuk menunjukkan bakat mereka dan berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Hasbar juga menyoroti pentingnya dukungan dari pemerintah daerah dalam menyediakan fasilitas olahraga, termasuk lapangan pickleball yang sesuai standar internasional.
Diharapkan dengan adanya fasilitas yang memadai, olahraga ini bisa semakin berkembang di Kaltim dan menjaring lebih banyak talenta atlet pickleball yang berpotensi.
Dengan semangat yang terus berkembang, Kaltim berpotensi menjadi pusat perkembangan olahraga pickleball di Indonesia.





