SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR - Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali menunjukkan tajinya sebagai salah satu motor penggerak ekonomi Indonesia Timur. Dalam agenda Journalist Update yang digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar, Jumat (15/11), Kepala OJK Sulselbar Darwisman mengungkapkan pencapaian impresif ekonomi Sulsel pada Triwulan III-2024. Angka pertumbuhan ekonomi Sulsel mencapai 5,08 persen (year-on-year), mengungguli rata-rata nasional yang berada di 4,95 persen. "Kita optimis pertumbuhan ini bisa terus berlanjut hingga akhir tahun, bahkan tetap berada di atas rata-rata nasional," ungkap Darwisman penuh harap. Tak hanya pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulsel juga mencatat tren positif. Sejak 2020 hingga 2023, rata-rata pertumbuhan IPM mencapai 0,60 persen. Pada 2023, IPM Sulsel berada di angka 74,60, lebih tinggi dibandingkan IPM nasional yang tercatat 74,39. Sementara itu, ketimpangan ekonomi di Sulsel juga membaik. Data Gini Ratio per Maret 2024 menunjukkan penurunan menjadi 0,363, dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 0,377. Angka ini menjadi indikator nyata bahwa pertumbuhan ekonomi di Sulsel tak hanya masif, tetapi juga inklusif. Lapangan Usaha: Motor Penggerak Ekonomi Sulsel OJK juga memaparkan peran berbagai sektor dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Pertanian menjadi sektor terbesar dengan kontribusi 20,37 persen pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), disertai pertumbuhan yang impresif sebesar 6,37 persen. Pendidikan menjadi bintang baru dalam perekonomian Sulsel. Dengan kontribusi 5,40 persen, sektor ini mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 8,28 persen. Sementara itu, sektor informasi dan komunikasi mencatat distribusi sebesar 8,12 persen dengan pertumbuhan 5,91 persen, menandakan transformasi digital di provinsi ini. Di sisi lain, sektor konstruksi mengalami pertumbuhan tipis 0,63 persen, meskipun kontribusinya tetap signifikan dengan distribusi 11,99 persen. Sektor industri pengolahan, perdagangan besar, serta pertambangan juga turut menyumbang warna dalam pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan sinergi antar-sektor dan keberlanjutan pembangunan, Sulawesi Selatan kini menegaskan posisinya sebagai daerah yang tidak hanya tumbuh lebih cepat, tetapi juga lebih baik. Bagi Darwisman dan jajaran OJK, perjalanan ini baru awal dari visi besar membawa Sulsel menuju puncak ekonomi nasional. (*)