
“Semoga beliau terpilih dan dapat mempersatukan yang pecah. Serta menyelesaikan kendala-kendala yang dihadapi warga seperti kami inigi. penambahan satu kecamatan di Bajeng. Hari ini kecamatan di Bajeng masih dua. Semoga ketika pak Danny terpilih jadi Gubernur Kecamatan di Bajeng bisa bertambah satu (Bajeng Tengah). Kami memenuhi persyaratan,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Danny juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Warga Bajeng atas gelar khas yang diberikan kepadanya.
Ini bukti kecintaan rakyat Bajeng untuk Danny Pomanto.
“Tadi kami didoakan oleh Imam Besar Masjid Limbung, sekaligus deberi gelar dan sebuah badi’ yang menjadi lambang patriotrisme dan kejantanan to Bajeng,” sebutnya.
“Di Galesong saya di beri gelar Daeng Naba, Di Ammatoa Dg Manai, Di Wajo saya Dg Manapi, dan di Polongbankeng digelari Karaeng Salamakka. Pokoknya sini doa keselamatan saya lengkap,” sambungnya.
Kata Danny, hari ini dirinya melakukan kampanye dialogis dan berkumpul dengan ratusan masyarakat dalam sebuah niat baik untuk mengawal masa depan agar tidak sia-sia.
“Pilkada bukan sekedar hore-hore bukan pula sekedar hanya mencoblos tapi sebuah moment untuk memilih pemimpin yang bisa mengangkat harkat dan martabat rakyat,” pungkasnya. (*)





