
Solusimedia.id, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tengah mengembangkan olahraga pickleball sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan aktivitas fisik di masyarakat.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dispora Kaltim, Sri Wartini, menyampaikan bahwa olahraga ini akan diperkenalkan secara luas, tidak hanya di kota-kota besar, tetapi juga hingga ke daerah-daerah terpencil di seluruh kabupaten dan desa di Kaltim.
“Kami ingin memastikan olahraga ini dikenal tidak hanya di kota besar, tetapi juga menjangkau seluruh kabupaten dan desa. Pickleball adalah olahraga sederhana yang bisa dimainkan oleh siapa saja tanpa memerlukan fasilitas yang rumit,” ujar Sri Wartini.
Keunggulan pickleball, menurut Sri, terletak pada kemudahannya untuk diadaptasi. Olahraga ini bisa dimainkan di aula sekolah, lapangan serbaguna, atau bahkan di halaman rumah. Dengan peralatan yang sederhana, yaitu raket kecil dan bola ringan, masyarakat dapat dengan mudah mengaksesnya tanpa biaya yang besar.
“Olahraga ini sangat terjangkau dan mudah untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Sebagai bagian dari program pengembangan, Dispora Kaltim juga berencana untuk menjadikan pickleball sebagai kegiatan rutin di sekolah-sekolah di Kaltim.
Sri Wartini percaya bahwa olahraga ini akan menarik minat generasi muda karena sifatnya yang menyenangkan, mudah dipelajari, dan bisa dimainkan oleh berbagai kalangan usia.
“Pickleball bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang membangun kebersamaan. Melalui aktivitas ini, kita bisa menciptakan komunitas yang lebih sehat, aktif, dan saling mendukung,” jelasnya.
Selain fokus pada pengembangan di tingkat sekolah dan komunitas, Dispora Kaltim berharap pickleball dapat berkembang menjadi cabang olahraga kompetitif di tingkat profesional. Sri Wartini optimistis olahraga ini memiliki potensi untuk menjadi cabang olahraga resmi di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) pada tahun 2028.
“Kami sangat optimis pickleball bisa menjadi bagian dari PON 2028. Kaltim harus mengambil peran utama dalam memperkenalkan dan mengembangkan olahraga ini di Indonesia,” tegas Sri.
Dengan berbagai inisiatif yang dilakukan, Dispora Kaltim berharap pickleball dapat menjadi olahraga unggulan yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga mempererat hubungan sosial antar masyarakat Kaltim.
“Mari kita jadikan pickleball sebagai bagian dari kehidupan kita, baik untuk kesehatan maupun kebersamaan,” pungkas Sri Wartini.





