“Pencarian bahan yang lebih baik menjadi prioritas kami, mengingat risiko cedera yang tinggi jika egrang patah,” tegasnya.
Dispora Kaltim juga berencana untuk melibatkan komunitas olahraga tradisional dalam mencari solusi bersama. Dengan mendengarkan masukan dari para pemain dan pelatih, mereka berharap dapat menciptakan alat yang lebih aman dan nyaman digunakan.
Pendekatan kolaboratif ini menunjukkan komitmen Dispora Kaltim dalam menjaga kelangsungan olahraga tradisional egrang di daerah sekaligus memastikan keselamatan para pemain yang terlibat.





