
Ia menegaskan bahwa dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang disusun setiap tahun harus mencerminkan pembangunan yang efektif, akuntabel, dan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
Seperti mengelola dana kelurahan dengan akuntabilitas tinggi dan transparansi, sesuai dengan Perwali Nomor 8 Tahun 2020.
Ini, lanjut dia, merupakan hal penting agar tidak ada temuan dari aparat penegak hukum, sekaligus memastikan anggaran tersebut benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Yasir yang juga menjabat Asisten 1 Setda Kota Makassar ini pula mengapresiasi perbaikan sistem Musrenbang oleh Bappeda Makassar, yang kini lebih berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan transparansi.
Usulan-usulan yang diajukan dalam Musrenbang akan terus dipantau agar pelaksanaannya sesuai harapan.
“Zaman sekarang adalah zaman transparansi dan akuntabilitas. Oleh karena itu, saya berharap program prioritas yang dirumuskan di Musrenbang ini benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak nyata, terutama di tahun yang penuh tantangan ini,” tambahnya.
Acara Musrenbang Kecamatan Tamalanrea resmi dimulai dengan pembukaan dan ucapan Bismillahirrahmanirrahim oleh Plh Sekda.





