
“Tidak ada kemajuan sebuah kota tanpa kemajuan PKK, Bunda PAUD, dan Dekranasda,” ujar Danny Pomanto.
Danny mengenang perjalanan panjang TP PKK dalam mendapatkan kantor yang layak. Sebelumnya, kantor TP PKK sempat berpindah-pindah dari Jalan Anggrek, kemudian ke Karebosi, dan terakhir di rumah jabatan Wali Kota.
Dengan adanya gedung baru ini, ia menilai bahwa TP PKK kini memiliki tempat yang lebih representatif untuk bekerja.
“Maka saya sangat menghargai semangat PKK dalam menghadirkan gedung PKK. Dulu di Jalan Anggrek, kemudian dipindah di Karebosi. Setelah itu dipindah lagi ke rujab,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa kehadiran gedung ini merupakan bagian dari sistem pemerintahan daerah yang baik.
Baginya, pembangunan fasilitas publik yang berkualitas adalah wujud komitmen pemerintah dalam menyediakan sarana terbaik bagi masyarakat.
“Maka dengan itu, hadirnya gedung ini secara institusi adalah sebuah rangkaian organisasi pemerintahan daerah menjadi sebuah penyelenggaraan pemerintahan yang baik,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Danny mengingatkan bahwa selama periode keduanya sebagai wali kota, ia bertekad membangun fasilitas dengan standar terbaik. Ia berharap warisan yang telah dibangun bersama TP PKK dapat terus dilanjutkan oleh kepemimpinan berikutnya.





