
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan pentingnya peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat toleransi antarumat beragama di Kota Makassar.
Hal itu Munafri sampai saat menerima audiensi yang dilakukan oleh jajaran FKUB Kota Makassar dipimpin Ketua FKUB Prof. Arifuddin Ahmad, bersama perwakilan Konghucu, Buddha, Hindu, Protestan, MUI, Wahdah Islamiyah, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar di Balaikota Makassar, Senin (1/12/2025).
Ia meminta FKUB bersama pemerintah serta para tokoh agama membangun kolaborasi untuk menghilangkan stigma nasional yang kerap melekat bahwa Makassar termasuk dalam daftar kota intoleran.
“Kita selalu dianalogikan sebagai kota yang intoleran, hampir mendekati posisi paling bawah. Padahal di tengah masyarakat, sebenarnya tidak seperti itu,” tegasnya.
Munafri mengungkapkan bahwa persepsi tersebut muncul bukan karena realitas sosial, melainkan pola penyampaian informasi dan cara penilaian tertentu yang menjadikan Makassar terlihat rentan konflik.
“Demo biar sedikit diberitakan seolah banyak. Perdebatan tetangga dianggap konflik antaragama. Inilah tantangan yang harus kita benahi bersama,” ujarnya.





