
Dan menutup periode ke 2 nya Danny berhasil Rp 1,6 Triliun. Naik tiga kali lipat.

“Ini gambaran kerja kerja kita semua. Bahu-membahu di segala kondisi. Saya sebelum jadi wali kota banyak belajar dengan pemimpin yang membangun kotanya.
Ternyata kekuatan pemimpin dan kekompakan jajarannya dilihat dari PADnya. Artinya seberapa banyak pun penghargaan yang kita miliki. Tidak ada apa-apanya jika PAD kita turun,” tuturnya.
“Tak terasa 9 tahun sudah perjalanan panjang kita. Periode pertama 5 tahun, penuh haru biru dalam 2 tahun. Kemudian kembali lagi memimpin 4 tahun. Walaupun SK saya 2026 tapi keputusan UU dan dilanjutkan MK maka kita akan mengakhiri masa tugas kami besok,” sambungnya.
Danny pun menitipkan empat pesan. Pertama, Ia meminta untuk seluruh jajaran OPD agar mempersembahkan loyalitas terbaiknya kepada pemimpin baru.
Ke dua, kemampuan berkolaborasi dalam visi dan misi baru. Ke tiga, memberikan kemampuan dan skill terbaik untuk membantu pemimpin baru dalam memajukan kota Makassar.
Dan ke empat, meminta semuanya agar terus mendoakan kota Makassar dan pemimpin baru agar mampu bekerja memenuhi harapan masyarakat.





