MakassarNews

Komisi B DPRD Makassar Imbau OPD Teknis Pastikan Kelancaran Supply Selama Ramadan

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Kondisi ekonomi di Kota Makassar, seperti yang terjadi di banyak daerah lainnya, saat ini berada dalam posisi bertahan.

Anggota Komisi B DPRD Makassar, William Lauren, mengungkapkan bahwa masyarakat di kota ini dihadapkan pada tantangan ekonomi yang membutuhkan penghematan, terutama menjelang bulan suci Ramadan dan Lebaran.

“Di tengah situasi ini, kita memang diminta untuk mengencangkan ikat pinggang. Kondisi ini tidak hanya mempengaruhi beberapa kelompok tertentu, tetapi hampir seluruh elemen masyarakat di Kota Makassar,” ujar William saat menjadi narasumber pada program Parlemen Update di channel Solusimedia.id_Official.

Menurut William, pengusaha juga harus menjalankan efisiensi, agar bisa bertahan dalam situasi ekonomi yang penuh tantangan.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak terlalu konsumtif dan lebih mengutamakan kebutuhan dasar, karena inflasi yang cenderung meningkat menjelang Lebaran sudah menjadi tradisi tahunan.

“Kami berharap lonjakan harga yang signifikan tidak terjadi di Kota Makassar,” harapnya.

Komisi B terus menyampaikan imbauan kepada dinas terkait agar menjaga pasokan barang dan stabilitas harga.

Mereka juga mengingatkan agar pasar murah yang direncanakan dapat segera dilaksanakan untuk membantu masyarakat kurang mampu menghadapi lonjakan harga.

BACA JUGA  Wali Kota Munafri Dorong Peran Aktif Pemuda Gereja Toraja Kawal Arah Pembangunan Makassar

“Kami meminta dinas terkait untuk melibatkan semua stakeholder, termasuk supplier, agar barang tidak menjadi langka menjelang Lebaran,” kata William.

Untuk itu, Komisi B mendorong pemerintah Kota Makassar, khususnya Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang baru, untuk segera mengambil langkah strategis dalam mengatasi situasi ini.

“Kepemimpinan yang baru diharapkan bisa melakukan upaya yang lebih agresif untuk mengatur laju ekonomi Kota Makassar,” jelasnya.

William juga menekankan pentingnya koordinasi yang rutin antara Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Provinsi, terutama dalam hal distribusi barang dan kebutuhan masyarakat.

“perlu juga bekerja sama dengan dinas provinsi agar pasokan bahan kebutuhan tetap terjangkau,” ujarnya.

Selain itu William dan Anggota Komisi B yakan memanfaatkan momen reses untuk turun langsung ke lapangan guna mendengarkan keluhan masyarakat dan memantau situasi ekonomi menjelang Lebaran.

Dalam reses yang berlangsung minggu ini, para anggota dewan tidak hanya berhenti di ruang kantor, tetapi juga berinteraksi dengan warga untuk mengetahui kondisi yang sedang berlangsung di masyarakat.

BACA JUGA  OJK Sulselbar Sebut Ekonomi Sulsel Tunjukkan Ketahanan,Triwulan III 2025 Tumbuh 5,01%

“Kami menggunakan waktu reses ini untuk turun ke lapangan dan bertemu langsung dengan masyarakat. Kami ingin mendengarkan apa yang terjadi di sana, terutama terkait dengan kondisi ekonomi yang mulai memasuki titik rawan menjelang Lebaran,” ujar William.

William menambahkan, setelah reses berakhir, pihaknya tidak akan meninggalkan masyarakat begitu saja.

Komisi B berencana untuk segera menggelar rapat koordinasi internal guna mempersiapkan langkah-langkah strategis dalam menghadapi potensi masalah yang dapat timbul, terutama terkait dengan perekonomian dan kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Kami akan segera melakukan peninjauan lapangan terhadap para pelaku ekonomi untuk memastikan bahwa segala kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi tanpa ada lonjakan harga yang membebani,” tambah William.

Meskipun belum ada laporan keluhan dari masyarakat hingga minggu pertama Ramadan, William berharap kondisi ini tetap terkendali.

Komisi B akan terus memantau situasi ekonomi dengan turun langsung ke lapangan pasca-reses untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Selengkapnya saksikan Parlemen Update di Youtube Channel Solusimedia.id
https://youtu.be/eNn1ZbDjHAI?si=TsuR0EKqeX0qAKQj

(*)

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button