MakassarNews

Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar, dr. Yulius Patandianan Dorong Pelayanan Kesehatan Merata

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar – dr. Yulius Patandianan, yang tergabung dalam Komisi D, menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa pelayanan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Makassar dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan.

Hal ini disampaikan langsung oleh dr. Yulius Patandianan dalam podcast ekslusif saat menjadi narasumber pada program Parlemen Update di channel Solusimedia.id_Official.

Sebagai seorang dokter, Yulius berharap agar pelayanan kesehatan di Kota Makassar dapat dirasakan merata di seluruh kelurahan dan kampung, termasuk daerah-daerah pinggiran kota.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang lebih terpencil, mendapatkan pelayanan kesehatan yang setara,” harapnya.

Keberadaan Pemerintah Kota Makassar yang baru, dengan program-program yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat, turut menjadi faktor pendorong dalam meningkatkan efisiensi anggaran. Salah satu isu utama yang menjadi fokus adalah penurunan angka stunting.

BACA JUGA  Komisi D DPRD Kota Makassar Soroti Krisis Moral Pelajar, Usulkan Perda HIV–LGBT dan Perbaikan Program MBG

“Masalah stunting merupakan tantangan besar, dan kami di Komisi D bertekad untuk menurunkan angka stunting yang masih cukup tinggi, terutama di daerah pinggiran,” tambahnya.

Selain itu, Komisi D juga mengingatkan pentingnya upaya untuk menurunkan angka penyakit Tuberkulosis (TBC), yang belakangan ini menunjukkan angka yang cukup signifikan.

Program kesehatan gratis di Kota Makassar juga menjadi salah satu prioritas, agar setiap warga bisa mengakses pelayanan kesehatan tanpa terbebani biaya.

Untuk mengatasi stunting, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan, terutama melalui Posyandu.

Saat ini, terdapat Posyandu Era Baru yang mengalami peningkatan kapasitas, yang semula memiliki lima meja menjadi sepuluh meja, untuk memperluas jangkauan pelayanan.

“Posyandu dan kader-kader kesehatan menjadi garda terdepan dalam penurunan angka stunting. Kami berharap ibu-ibu yang hamil dapat rutin memeriksakan kandungannya untuk mendeteksi dini potensi risiko melahirkan bayi yang kurang sehat,” jelasnya.

BACA JUGA  Sharing Session Radio Al-Markaz: Dunia Penyiaran Sedang Tidak Baik-Baik Saja!

Peningkatan fasilitas kesehatan dasar dan primer, seperti puskesmas, juga menjadi perhatian utama. Di Kota Makassar, masih terdapat ketimpangan akses layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat kota.

Untuk itu, diharapkan setiap puskesmas dapat dilengkapi dengan fasilitas yang memadai, termasuk pelayanan laboratorium, agar masyarakat tidak perlu jauh-jauh menuju rumah sakit yang lebih besar, seperti RS Daya, untuk mendapatkan layanan medis dasar.

Yulius menekankan bahwa peningkatan fasilitas kesehatan di setiap wilayah, termasuk di daerah pulau-pulau, sangat penting untuk mendukung pemerataan pelayanan kesehatan.

Dengan sinergi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat, diharapkan masalah kesehatan seperti stunting dan TBC dapat ditangani dengan lebih efektif.

Selengkapnya saksikan Parlemen Update di Youtube Channel Solusimedia.id
https://youtu.be/ZOBy_4nqLXY

(*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button