
Menurut Appi, masjid bukan hanya menjadi sarana ibadah tetapi yang paling penting adalah bagaimana masjid menjadi wadah pendidikan karakter anak.
Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif dari para tokoh agama dan orang tua dalam membina anak sejak dini, agar tidak terpengaruh perilaku menyimpang seperti Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) yang dinilainya dapat merusak moral generasi muda.
“Coba kita lihat hari ini terjadi bagaimana LGBT tampak di depan mata sehingga mengganggu moral. Sehingga saya berharap tanah yang diwakafkan ini bisa dimanfaatkan dengan baik, digunakan sebagai fasilitas menjaga akhlak anak kita, dan keimanan anak kita,” tegasnya.
Tak hanya itu, ia juga menegaskan pentingnya menjaga kerukunan antarasesama. Apalagi, setiap warga negara dijamin kebebasannya dalam memeluk agama sesuai keyakinan masing-masing.
Hak beragama merupakan hak yang melekat secara kodrati dan tidak dapat dikurangi dalam kondisi apa pun.
Sehingga perlu dipikirkan secara bersama-sama untuk memastikan semua orang dapat dengan mudah mengakses rumah ibadah
“Kita berharap langkah ini akan semakin memperkuat kerukunan antar umat beragama,” harapnya.





