
Baju Bodo yang dikenakan Melinda dirancang khusus oleh Serasa Studio yang merupakan hasil eksplorasi desain UMKM binaan Dekranasda Kota Makassar.
Perpaduan kain sutra asli dengan desain kontemporer menciptakan tampilan yang elegan dan bermakna.
Melalui keikutsertaannya, Melinda menegaskan peran Dekranasda Kota Makassar dalam mendorong kemajuan UMKM lokal melalui pendekatan inovatif yang tetap berpijak pada akar budaya.
Baginya, kerajinan lokal adalah jati diri yang harus terus dihidupkan melalui karya.
“Filosofi Baju Bodo malam ini yaitu Simfoni Identitas, Martabat, dan Kearifan Budaya Sulawesi Selatan. Kita terus memporomosikan warisan budaya kita agar dikenal lebih luas,” ungkapnya.
Kegiatan ini menampilkan berbagai bentuk warisan budaya seperti wastra nusantara, seni, wisata prasejarah, hingga kuliner tradisional.
Keikutsertaan Melinda Aksa Munafri dalam ajang ini menjadi cerminan nyata dedikasi Dekranasda Kota Makassar dalam merawat kekayaan budaya lokal serta memperkuat peran perempuan sebagai penjaga warisan budaya bangsa.
(*)





