
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Selama tiga hari mulai Rabu, 28 Mei 2025, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar menyelenggarakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bagi lembaga penyedia layanan anak di tingkat kabupaten/kota. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Camat Biringkanaya.
Dengan tema “Upaya Peningkatan Kesadaran Pentingnya Melanjutkan Pendidikan terhadap Anak Putus Sekolah,” kegiatan ini mendorong peran aktif lembaga sosial dan pendidikan dalam mendukung anak-anak yang rentan putus sekolah agar tetap memperoleh hak pendidikannya.
Kepala DP3A Kota Makassar dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan adalah hak dasar yang tidak boleh terabaikan.
Pemenuhan hak tersebut, menurutnya, menjadi langkah penting dalam menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak di Kota Makassar.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta dapat mengambil peran aktif dalam mencegah putus sekolah dan mendukung anak-anak agar tetap dapat mengenyam pendidikan hingga tingkat yang layak,” ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai pihak terkait, termasuk ahli pendidikan, tokoh masyarakat, serta perwakilan lembaga sosial yang berfokus pada perlindungan anak.
Peserta terdiri dari perwakilan lembaga penyedia layanan anak di tingkat kabupaten/kota, para pendidik, serta komunitas yang bergerak di bidang perlindungan anak.
Selama tiga hari, berbagai materi disampaikan mulai dari strategi komunikasi efektif, metode pemberdayaan anak, hingga kebijakan pemerintah terkait pendidikan dan perlindungan anak.
Selain itu, dilakukan diskusi dan sesi tanya jawab untuk memetakan tantangan yang dihadapi di lapangan serta merumuskan langkah bersama untuk mengatasi masalah putus sekolah.
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum penting dalam memperkuat jaringan kerja sama antara berbagai lembaga guna menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.
(*)





