
Untuk itu, Melinda berharap kehadiran PKK di tengah masyarakat menjadi motor penggerak dalam menciptakan kualitas hidup keluarga yang lebih baik dan beekualitas.
“Saya harap, ibu-ibu dapat menerapkan edukasi dan pendampingan mewujudkan hunian yang sehat dan layak di lingkungannya masing-masing,” tuturnya.
Dalam sesi materi, Ketua Pokja III TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Sri Suro Adhawati, hadir sebagai narasumber utama. Ia menyampaikan konsep dasar rumah sehat dan layak huni yang bisa menjadi panduan bagi kader PKK dalam menjalankan edukasi di lapangan.
“Rumah sehat minimal harus memiliki pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik, fasilitas sanitasi yang memadai, serta kondisi bangunan yang kokoh dan aman. Kriteria ini menjadi acuan penting untuk mewujudkan hunian yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Makassar, H. Hamna Faisal, turut memberikan paparan mengenai rumah layak huni.
Ia menyampaikan rumah yang ideal harus memenuhi prinsip ALADIN, yakni Atap, Lantai, dan Dinding yang layak dan aman.
“Struktur bangunan yang memenuhi syarat ketahanan menjadi penting untuk menjamin keselamatan penghuni, apalagi di daerah padat penduduk yang rentan bencana,” ujarnya.





