
OJK PEDULI melibatkan perencana keuangan bersertifikat atau Certified Financial Planner (CFP), perempuan yang bergabung di organisasi massa, mahasiswa, penyuluh agama, dll.
Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Tahun 2025 menyebut indeks literasi keuangan Indonesia adalah 66,46 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan, 80,51 persen. Dengan demikian, masih ada gap 14,05 persen indeks literasi keuangan dengan indeks inklusi keuangan. Artinya, literasi keuangan masyarakat cenderung masih lebih rendah dibandingkan tingkat penggunaan produk keuangannya.
(*)





