
Ia berharap Inkubator UMKM menjadi jembatan bagi pelaku usaha untuk mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.

“Kami ingin UMKM terlebih binaan TP PKK ini naik kelas. Semoga adanya program kolaborasi ini memberikan dampak positif yang besar bagi pelaku usaha dan Kota Makassar,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager Inkubator UMKM Kota Makassar, Khairul Umam, turut hadir sebagai narasumber dan menjelaskan program Kampung Mandiri ini akan berlanjut dengan mendorong pelaku UMKM masuk ke tahapan-tahapan inkubasi yang telah disiapkan.
“Harapannya, semua UMKM yang ikut di program inkubator ini bisa naik kelas, termasuk dari yang didorong oleh PKK melalui Pokja II di tiap kelurahan. Kami fasilitasi secara gratis mulai dari pendaftaran usaha, legalitas, pelatihan, hingga pengemasan dan pemasaran,” jelasnya.
Khairul juga membawakan materi tentang pentingnya legalitas dalam usaha. Menurutnya, legalitas adalah dasar hukum yang membuat usaha menjadi sah dan diakui.
“Inkubator UMKM siap membantu pelaku usaha mengurus berbagai dokumen penting seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, izin BPOM dan PIRT, hingga Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI),” jelasnya.





