MakassarNews

Melinda Aksa Hadirkan dr. Tan Shot Yen Ahli Gizi Masyarakat, Sosialisasi Tekan Stunting

Menurutnya, ilmu dan edukasi adalah kunci utama pencegahan stunting.

Untuk itu, Melinda mendorong ketua TP PKK kecamatan dan kelurahan menjadi garda terdepan mengedukasi masyarakat mengenai literasi gizi.

“Ibu-ibu harus menjadi contoh dan sumber informasi terpercaya di lingkungannya. Dengan edukasi dan pendampingan yang baik, kesadaran masyarakat meningkat dan generasi sehat di Kota Makassar bisa terwujud,” ujarnya.

“Makanya begitu dilantik menjadi Ketua PKK, saya berpikir pertama kali harus mendatangkan Dokter Tan untuk memberi pembekalan kepada para Ketua PKK kecamatan dan kelurahan,” tsmbahnya.

BACA JUGA  Dispora Bersama DPK Kaltim Lakukan Pemusnahan Arsip Berusia Enam Tahun

Di sisi lain, Ia kemudian mengenang masa-masa awal saat dirinya memperjuangkan pentingnya ASI eksklusif di Makassar.

“Tujuh belas tahun lalu, saya juga mengalami kegelisahan. Ilmu soal ASI waktu itu sangat kurang. Bersama teman-teman, kami membuat Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) di Makassar untuk saling mendukung dan belajar,” kenangnya.

Melinda berharap Makassar menjadi kota ramah anak. Salah satu caranya adalah memprioritaskan pemberian ASI eksklusif sejak bayi lahir hingga usia dua tahun.

BACA JUGA  Bappeda Makassar Gelar Rakortek Forum Satu Data Indonesia Tingkat Kota Tahun 2026

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button