
Namun, pembiayaan oleh perusahaan modal ventura mengalami sedikit kontraksi sebesar -3,20 persen, menandakan perlunya strategi baru untuk mendorong pendanaan inovatif di sektor ini.
Sementara itu, kinerja sektor penjaminan dan dana pensiun juga mencatat pertumbuhan. Total penjaminan mencapai Rp834 miliar, tumbuh 25,02 persen, sedangkan aset dana pensiun meningkat sebesar 3,72 persen menjadi Rp1,60 triliun.
Hal ini menunjukkan penguatan kepercayaan dan minat masyarakat terhadap jaminan serta persiapan hari tua melalui lembaga dana pensiun.
Secara keseluruhan, data ini mencerminkan bahwa sektor jasa keuangan non-bank di Sulawesi Selatan tidak hanya tumbuh, tetapi juga memperluas jangkauan dan peranannya dalam perekonomian daerah.
Dengan terus menjaga kepercayaan masyarakat dan meningkatkan kualitas layanan, sektor ini berpotensi menjadi penggerak ekonomi yang semakin inklusif dan berkelanjutan.
(*)





