
Solusimedia.id, Makassar – Politeknik Pariwisata tahun ini kembali menggelar Festival Food Voyage 2025. Kegiatan yang digelar dengan semarak ini menampilkan kreasi makanan dari berbagai budaya, serta menunjukkan kepiawaian mahasiswa dalam mengelola sebuah bisnis dari hulu ke hilir secara profesional.
Hal itu menjadi cerminan nyata keberhasilan proses pembelajaran mahasiswa, khususnya dari Program Studi Seni Kuliner (SKU) kelas B.Mahasiswa SKU kelas B semester 2 dan 4, memamerkan beragam sajian khas dari berbagai negara dan daerah di Indonesia di Aula I Wayan Be ndi Poltekpar Makassar, Kamis, 26 Juni.
Pengunjung yang hadir diajak untuk mencicipi makanan, sambil menyimak filosofi, proses pembuatan, hingga nilai budaya yang melekat pada setiap hidangan.

Ketua Program Studi SKU, Faisal Akbar Zaenal, mengatakan hal ini menjadikan Food Voyage sebagai ruang interaktif yang edukatif dan inspiratif. Festival ini merupakan puncak dari proses pembelajaran di semester genap.
“Mulai dari penyusunan konsep, pengolahan produk, hingga pelayanan langsung kepada pengunjung, semua dilakukan oleh mahasiswa. Ini adalah sarana untuk mengasah soft skills dan hard skills mereka secara bersamaan,” jelasnya.
Lebih jauh, Faisal menjelaskan , selain sebagai event tahunan , Food Voyage juga merupakan showcase dari proses pendidikan yang berorientasi pada dunia industri.

Ia menyebut acara ini sebagai bukti bahwa mahasiswa kami sedang berada di jalur yang tepat menuju profesionalisme dan kapabilitas tinggi di bidang seni kuliner.
Dengan alur panjang yang dilalui mahasiswa dari koordinasi tim , menyusun narasi setiap hidangan, mengatur alur pelayanan, hingga menangani kendala teknis di lapangan merupakan sebuah proses intelektual dan kolaboratif yang panjang.
Demikian seperti disampaikan Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan Poltekpar Makassar Syahrial.
“Ini merupakan langkah awal menuju kesuksesan. Mereka sedang belajar membangun relasi dan jaringan, dua hal penting dalam industri pariwisata dan kuliner,” ujarnya.
Tantangan ini menjadi pengalaman berharga yang memperkuat mental dan keterampilan kerja mereka. Food Voyage juga menandai keberhasilan kolaborasi lintas keahlian, khususnya antara Prodi SKU dan berbagai unit pendukung di kampus.

“Kerja sama ini memperkaya pelaksanaan acara sekaligus mengajarkan pentingnya sinergi dalam menciptakan hasil kerja yang maksimal,” ungkapnya.
Banyak pengunjung yang berasal dari luar kampus juga menyampaikan apresiasi terhadap kualitas dan penyajian makanan. Mereka menyebut mahasiswa SKU mampu menggabungkan elemen budaya, estetika, dan rasa secara harmonis, layaknya profesional kuliner.
Dengan Food Voyage tahun ini, Poltekpar Makassar memperjelas positioning dan komitmen dalam melahirkan lulusan yang terampil secara teknis, dan siap bersaing di industri melalui pengalaman nyata dan pembelajaran aplikatif.





