MakassarNews

Berlaku Juli 2025, Makassar Gratiskan Iuran Sampah untuk Warga Miskin

SOLUSIMEDIA.ID,  MAKASSAR – Warga Kota Makassar khususnya warga berpenghasilan rendah mulai bisa menikmati layanan iuran sampah gratis.

Kebijakan yang menjadi komitmen Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham (Munafri-Aliyah) ini mulai berlaku  uli 2025.

Melalui revisi Peraturan Wali Kota dan pendataan penerima manfaat berbasis daya listrik rumah tangga, program pembebasan iuran sampah kini resmi berlaku.untuk rumah tangga dengan sambungan listrik 450 VA dan 900 VA.

Sementara kategori pelanggan lain turut mendapatkan keringanan tarif signifikan dibanding ketentuan sebelumnya.

Kebijakan ini diatur melalui Peraturan Wali Kota Nomor 13 Tahun 2025 tentang Peninjauan Tarif Retribusi Pelayanan Kebersihan menjadi salah satu program prioritas pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Munafri Arifuddin – Aliyah Mustika Ilham (MULIA).

BACA JUGA  Komisi D DPRD Makassar Fokus Awasi Kualitas Layanan Gratis di Kota Makassar

Peluncuran program berlangsung di kawasan Car Free Day Jalan Jenderal Sudirman, Minggu (29/6/2025), dalam rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2025.

Berlaku Juli 2025, Makassar Gratiskan Iuran Sampah untuk Warga Miskin

Turut hadir Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa Mahmud, jajaran kepala SKPD, perwakilan BUMD, dan berbagai stakeholder.

Dalam sambutannya, Wali Kota Munafri Arifuddin menegaskan komitmen pemerintah untuk mulai mentransformasi tata kelola sampah secara bertahap dan berkeadilan.

“Perwali ini mulai berlaku bulan depan (Juli). Kita akan lihat dulu di beberapa wilayah (Kecamatan) sambil memastikan data rumah tangga penerima sudah valid, terutama rumah tangga dengan daya listrik 450–900 VA,” ujar Munafri.

BACA JUGA  Kecamatan Tamalanrea Intensifkan Penataan PK5 di Tamalanrea Indah

Dengan semangat gotong royong dan kepedulian, program iuran sampah nol rupiah resmi diharapkan membawa dampak besar, meringankan beban ekonomi keluarga tidak mampu, sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama menjaga kebersihan lingkungan.

Lebih lanjut, Munafri menjelaskan, program iuran sampah gratis hanya menyasar masyarakat yang secara ekonomi benar-benar membutuhkan.

Rumah-rumah penerima manfaat akan diberikan stiker dan barcode sebagai penanda resmi kepada petugas kebersihan agar tidak lagi menarik retribusi.

“Ini bukan berarti pelayanannya jadi kendor. Justru harus lebih ditingkatkan. Kebersihan tetap harus maksimal walaupun gratis,” tegasnya.

(*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button