
“Setelah itu di tahun 2027, baru kita akan mendirikan stadion, kemudian skemanya juga kita akan buat, sementara kita paparkan apa menggunakan skema investasi atau menggunakan skema APBD murni, tetapi itu semua dituangkan di dalam dokumen studi kelayakan,” jelasnya.

“Mudah-mudahan di tahun 2027 dan 2028 kita targetkan stadion sudah bisa digunakan. Mudah-mudahan itu paling cepat 2027,” tambahnya lagi.
Singgung soal anggaran FS, Zul menyampaikan pemerintah menyiapkan Rp1 miliar dan master plan sebesar Rp800 juta. Di mana rencana luas lahan akan dijadikan stadion yakni 6,3 hekater.
“Kita harapkan anggaran perubahan ini bisa cepat diketuk, itu yang kita harapkan agar teman-teman bisa bekerja sampai Desember,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar Zuhaelsi Zubir mengatakan poin pertemuan dalam rapat koordinasi membahas tahapan persiapan stadion. Poin pertama, tahun ini akan laksanakan FS dan diawali dengan masterplan kawasan.
“Ini yang akan menjadi poinnya akan dilaksanakan di dinas PU. Kemudian kita lanjutkan dengan FS. Insya Allah harus selesai di 15 Desember ini. Kemudian tahap selanjutnya kita lanjutkan di APBD pokok yaitu alokasi untuk amdalalin dan amdalnya,” ungkap Elsi–sapaan akrabnya.





