MakassarNews

Khitanan Massal dan Donor Darah, Wali Kota Makassar Tegaskan Layanan Sosial Merata Sampai Pulau

Menurutnya, khitanan bukan hanya sekadar tindakan medis, tetapi juga bagian dari fase penting dalam kehidupan anak laki-laki menuju proses pendewasaan.

“Saya titip pesan kepada seluruh tenaga medis dan pihak terkait untuk memastikan proses ini dilaksanakan dengan standar yang tepat, agar tidak terjadi kesalahan yang membawa penyesalan seumur hidup,” imbuh Munafri.

Ia juga menekankan bahwa pelaksanaan khitanan massal di tengah masa liburan sekolah merupakan upaya membantu meringankan beban orang tua.

Terlebih, biaya khitanan secara mandiri dapat mencapai Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per anak.

BACA JUGA  MCH Antar Munafri Raih Nominasi “Outstanding Urban Leader” di CNN Award 2025

“Alhamdulillah hari ini kita bisa mengurangi beban orang tua. Kalau dibiayai sendiri itu tidak murah. Inilah salah satu bentuk hadirnya pemerintah di tengah masyarakat,” tambahnya.

Tak hanya fokus di wilayah daratan, Munafri turut meminta agar kegiatan serupa dapat diperluas hingga ke wilayah kepulauan.

“Saya sudah sampaikan kepada Baznas dan Dinas Kesehatan serta Dinas Soaial, untuk menjadwalkan khitanan di pulau-pulau,” tegas Appi.

“Kasihan anak-anak kita yang harus jauh-jauh datang ke daratan hanya untuk dihitam. Kalau bisa, kita jemput bola agar semua bisa merasakan layanan yang sama,” lanjutanya, penuh harap.

BACA JUGA  DLH Makassar Dorong Pengelolaan Sampah dari Sumber Lewat Kegiatan Jelajah Sampah Makassar 2025

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4 5Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button