
SOLUSIMEDIA.ID,MAKASSAR-Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar dr. Nursaidah Sirajuddin, M.Kes dalam sambutannya yang di bacakan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit – P2P mengatakan, kegiatan ini bertujuan memperkuat kemampuan petugas dalam mencatat dan menganalisis data kematian, yang sangat krusial dalam perumusan kebijakan kesehatan.
Pertemuan ini di gelar di aula Dinas Kesehatan Kota Makassar,jumat (11/7/2025)
Data penyebab kematian adalah pencatatan beberapa penyakit atau kondisi yang merupakan suatu rangkaian perjalanan penyakit menuju kematian atau keadaan kecelakaan atau kekerasan yang menyebabkan cedera dan berakhir dengan kematian.
Kematian di rumah atau diluar pelayanan kesehatan belum tercatat penyebab kematiannya dengan baik.
Menurut Kadinkes Makassar , setiap kematian yang terjadi diluar fasilitas pelayanan kesehatan harus dilakukan penelusuran penyebab kematian melalui metode Autopsy Verbal (AV). AV yakni suatu penelusuran rangkaian peristiwa, keadaan, gejala, dan tanda penyakit yang mengarah pada kematian melalui wawancara dengan keluarga atau pihak lain yang mengetahui kondisi sakit dari almarhum/almarhumah . Hal ini untuk menuntun dokter menyusun resume penyakit dan menegakkan diagnosis penyebab kematian, berdasarkan pedoman standar diagnosis dan pertimbangan klinis.
Para peserta di harapkan dapat menerapkan prosedur pencatatan kematian dan dilaporkan secara lengkap dan tepat waktu. Termasuk penyebab kematian yang akurat sehingga secara aktif berkontribusi untuk meningkatkan statistik vital untuk kebijakan, perencanaan dan program kedepan .
Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Makassar A. Salman Baso, SKM , yang memaparkan terkait pencatatan dan aksesibilitas data kematian. (*)





