SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, dr. Udin Saputra Malik, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memastikan pembangunan Makassar Super Apps atau Lontara Plus berjalan dalam kerangka yang terarah, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi narasumber dalam diskusi “Parlemen Update” yang ditayangkan melalui kanal YouTube solusimedia.id pada, Senin (17/11/2025).
Dalam pemaparannya, dr. Udin menilai Makassar telah memiliki fondasi kuat menuju kota cerdas, seperti pemasangan CCTV hingga lorong-lorong dan keberadaan War Room sebagai pusat kendali data dan pemantauan layanan.
Menurutnya, capaian ini harus diperkuat dengan sistem digital terpadu yang benar-benar menjawab kebutuhan publik.
Dorongan Penyusunan Blueprint dan Integrasi Lintas OPD
Menyoroti rencana peluncuran Lontara Plus—platform yang akan menghimpun lebih dari 358 layanan publik—dr. Udin mengingatkan pentingnya perencanaan yang matang.
Ia menyebut setidaknya tiga aspek fundamental yang harus diperhatikan Pemkot.
Pertama, ia menegaskan perlunya blueprint komprehensif agar aplikasi tidak hanya dibuat, tetapi juga terinternalisasi di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tanpa integrasi yang solid, aplikasi berisiko tidak termanfaatkan optimal.





