
“Pagi ini kita lanjutkan jumat bersih, penataan kanal dan Kota. Kalau salurannya bersih, air hujan bisa mengalir lancar, risiko banjir berkurang, dan masyarakat pun lebih nyaman,” ujar Munafri, dihadapan jajaran Pemkot Makassar dan petugas kebersihan.
Dua alat berat jenis excavator dapat digunakan untuk mengeruk kanal, ukuran excavator bergantung pada kedalaman dan lebar kanal, serta jenis tanah yang akan dikeruk.
Program penataan kanal ini akan terus bergulir sebagai agenda prioritas, dengan harapan Makassar dapat tumbuh sebagai kota yang bersih, bebas banjir, dan nyaman bagi seluruh warganya.
Ia menambahkan, kerja bakti yang dilaksanakan setiap Jumat akan diperluas tidak hanya di kawasan Jongaya, tetapi juga menyasar seluruh wilayah kanal di Kota Makassar.
“Kita akan terus bergerak, dari satu wilayah kanal ke wilayah kanal lainnya. Ini bukan pekerjaan sekali selesai. Kita ingin ini menjadi rutinitas yang membudaya,” tegasnya.
Selain membersihkan kanal, Munafri juga menekankan pentingnya penataan kawasan jalan inspeksi kanal yang selama ini dipenuhi bangunan liar yang tidak berizin.
Ia memastikan Pemkot akan melakukan penertiban terhadap bangunan yang menutup akses jalan inspeksi kanal.





