
SOLUSIMEDIA.ID — OpenAI tengah mengembangkan perangkat keras kecerdasan buatan (AI) pertamanya yang tidak berbentuk smartphone.
Langkah ini menandai ekspansi baru perusahaan dari layanan berbasis perangkat lunak ke perangkat fisik.
Perangkat tersebut dikembangkan melalui unit khusus hardware yang bekerja sama dengan desainer industri ternama.
Namun hingga kini, perusahaan belum mengumumkan nama produk maupun spesifikasi resminya kepada publik.
Informasi pengembangan gadget AI ini terungkap melalui dokumen hukum serta pernyataan internal perusahaan.
Hal tersebut sekaligus menepis spekulasi bahwa OpenAI akan langsung masuk ke pasar ponsel pintar.
Bukan Pengganti Smartphone
OpenAI memastikan perangkat AI pertamanya tidak dirancang sebagai pengganti langsung smartphone.
Fokus pengembangan diarahkan pada pengalaman interaksi berbasis AI yang tidak bergantung pada layar ponsel konvensional.
Dalam dokumen pengadilan yang dipublikasikan awal 2026, perusahaan juga mengonfirmasi perubahan strategi penamaan produk.
OpenAI memutuskan untuk tidak menggunakan merek “io” atau “IYO” karena persoalan hukum terkait merek dagang.





